Bandung–KibulPos.
Sebuah gejala kelainan mental berbahaya semakin mewabah di kalangan mahasiswa di berbagai kota besar di Indonesia. Kelainan mental yang dalam panduan DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) dikenal dengan nama STAMD (Skripsi & TA Mental Disorder) ini diperkirakan telah menjangkiti lebih dari 5000 orang di Kota Bandung dan DKI Jakarta. Asosiasi Psikiater Indonesia mengimbau para mahasiswa untuk berhati-hati terhadap sindrom ini.
Sindrom ini seringkali ditemukan pada mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyusun skripsi atau TA. Ciri-ciri yang paling mudah ditemukan pada penderita adalah timbulnya suatu rasa cinta paradoks terhadap tugas skripsinya. Rasa cinta ini bisa berubah menjadi obsesi, kegilaan, dan pada beberapa kasus dapat memicu terjadinya bunuh diri. Menurut Dr. Elie Rachman, seorang psikiater di RSJ Bandung, sindrom STA dapat dibagi menjadi beberapa tingkatan gejala. Semakin tinggi tingkatannya, semakin sulit untuk disembuhkan melalui terapi normal.
Tahap pertama, penderita biasanya akan merasakan suatu titik balik ikatan emosional antara dirinya dan skripsi/TA yang sedang dikerjakan. Hal ini ditandai dengan penolakan emosi yang intens (denial of emotion), contohnya: Awalnya sang mahasiswa merasa sangat membenci skripsi/TA, namun setelah ia memasuki tahap pertama STAMD, ia mulai menyanggah kebencian itu dan malah mengatakan dalam hati “aku cinta skripsi/TA”. Pada tahap ini, penderita masih bisa disembuhkan dengan cara terapi dan konseling psikologi.
Tahap kedua, rasa cinta paradoks tadi akan berkembang menjadi pola-pola narsisistik, dimana si penderita akan berusaha menunjukkan rasa cintanya pada skripsi/TA tersebut ke khalayak umum, meskipun ia tahu bahwa orang-orang tidak akan mempercayainya. Contohnya, si penderita akan membuat status Facebook yang isinya semacam “Aku cinta skripsi” atau “Skripsi sungguh menyenangkan”, dan sebagainya.
Tahap ketiga, rasa cinta itu berkembang lebih jauh menjadi interaksi romantis, atau bahkan bersifat seksual. Kata-kata yang penderita ucapkan atau tuliskan di jejaring sosial tidak lagi sekedar “Aku cinta skripsi”, melainkan sudah mencapai kalimat semacam “Oh skripsi, jauh di mata dekat di hati”, “Belahlah dadaku, skripsiku, aku cinta kamu”, “Skripsi my love, I won’t let you down”, atau yang semacamnya. Pada tahap ini, penderita sudah tidak dapat lagi disembuhkan lewat terapi kejiwaan biasa. Satu-satunya terapi yang dapat menyembuhkannya adalah ‘terapi sengat listrik’, dimana si pasien akan duduk di atas kursi listrik, lalu ia akan disetrum berkali-kali sambil ditunjukkan lembar-lembar skripsi/TA.
Tahap keempat, adalah tahap yang paling fatal. Pada tahap ini si penderita tidak lagi dapat membedakan antara skripsinya dan makhluk hidup yang biasa ia temui sehari-hari. Hal ini meliputi gejala-gejala seperti: sering mengajak bicara skripsi/TA-nya, membawanya nonton bioskop bersama, menciumi lembar skripsi dengan penuh birahi, bahkan ada pula kasus dimana sang penderita menikah dengan tugas skripsinya. Pada tahap ini, pasien sudah tak dapat lagi disembuhkan dengan cara apapun, dan sebaiknya dikarantina di dalam ruangan putih serta memakai straight jacket.
Dengan memahami tahap-tahap di atas, Dr. Elie mengharapkan agar para mahasiswa yang belum mengalami gejala-gejala tersebut dapat lebih waspada. Selain itu, apabila ada teman atau kerabat yang tampak terkena sindrom STAMD, agar jangan sungkan-sungkan untuk menemaninya berkonsultasi ke psikiater.
“Janganlah sampai menjauhi mereka, mereka juga manusia. Sedapat mungkin berilah mereka perhatian dan kasih sayang, sebab mereka sangat membutuhkannya, terutama dari keluarga. Ingat, jauhi penyakitnya, bukan orangnya.” ucap Dr. Elie saat diwawacara.
Berhubungan:
Comments
Powered by Facebook Comments



Jauhi penyakitnya
)
jadi ingat dengan legalisasi pernikahan manusia dengan tokoh komik di jepang. dunia semakin aneh aja.
“aku cinta TA ku, aku cinta skripsiku, aku cinta penelitianku, oh buatlah aku selalu menulis untukmu” oh yang mulia raja pimred,,bilamanakah aku mendapatkan syndrom tsb..aku ingin segera menyelesaikan mereka karna ku cinta mereka…T_T,,mohon petunjukmu yang mulia raja pimred..
Anda sudah berada dalam stadium yg cukup parah, sebaiknya segera menghubungi tukang sedot wc.