Konsulterasi

Mulai sekarang, KibulPos akan menyediakan Rubrik Konsulterasi. Dalam Rubrik Konsulterasi ini, Anda boleh menanyakan berbagai permasalahan atau problema hidup, mulai dari masalah asmara, kesehatan, kejiwaan, seks, keluarga, sampai ke masalah-masalah mistik/supranatural. Kirimkan cerita permasalahan Anda ke email [email protected] dengan Subjek: Konsulterasi. Kami akan menjawab permasalahan Anda dengan jawaban paling bajaksana dan menyerahkan.
—————————————————-

Sial Karena Memecahkan Cermin

21-12-2009

Dear redaksi kibulpos,
sebut saja nama saya Panjul, mahasiswa tingkat 1 di sebuah perguruan tinggi negeri di kota Bandung. Belakangan ini entah apa yang terjadi pada kehidupan saya yang semula terasa biasa-biasa dan tidak ada masalah. Setelah saya memasuki dunia perkuliahan semuanya terasa berbeda. Entah mengapa saya selalu dilanda kesialan yang teramat konyol namun cukup untuk membuat saya menangis. Bagaimana tidak kesialan itu datang dan pergi bahkan di saat-saat yang tidak tepat. Contohnya saja cerita kemarin: mobil yang saya tumpangi mogok di tengah jalan, kemudian rumah tante saya juga tidak ada siapa-siapa dan saya harus menginap di kosan teman saya, dan pagi harinya puncak kesialan saya; saya bangun dalam keadaan ingin kencing namun ternyata kamar mandinya sedang isi, namun saya sudah tidak tahan lagi hingga akhirnya saya kencing di celana. Saya bingung apa yang harus saya lakukan karena saya terlalu bodoh untuk menyadari bahwa hal itu semata-mata kebetulan belaka dan bisa terjadi pada siapa saja. Saya sering berpikir macam-macam dan menghubungkan ini semua dengan kejadian pada waktu SMA, pada waktu itu dengan tidak sengaja saya memecahkan cermin di kamar mandi tempat saya bimbel. Saya memang secara tidak langsung adalah seorang saintis muda namun di sisi lain saya juga orang yang cukup percaya takhayul dan yang sebagainya.Jadi saya harus bagaimana redaksi sekalian?

terimakasih atar perhatiannya
Panjul

Jawaban:

Yth. Bapak Panjul di Bandung,

Saya memahami kekalutan dan kegelisahan yang Anda alami, dan merupakan keputusan yang sangat tepat untuk mengkonsultasikannya di rubrik kami. Di dalam jiwa Anda terdapat dualisme yang sangat bertentangan, di satu sisi Anda adalah seorang ilmuwan yang percaya segala sesuatu harus dijelaskan secara ilmiah, namun di sisi lain Anda juga percaya pada hal-hal mistik yang tak terjelaskan oleh akal sehat. Tapi saya tekankan, ketakutan yang Anda alami karena pernah memecahkan cermin, sesungguhnya masih dapat dijelaskan secara ilmiah.

Di sini saya akan mencoba membahasnya melalui sudut pandang filsafat dan psikologi. Tahukah Anda, ketika Anda melihat cermin, sesungguhnya Anda sedang melihat refleksi dari diri Anda sendiri? Cermin merupakan sebuah jendela yang membuat Anda dapat melihat ke dalam diri Anda sendiri. Bagaimana cara pandang Anda terhadap diri sendiri, sesungguhnya ditentukan oleh bagaimana cara Anda menatap cermin. Refleksi Anda di cermin juga merupakan bentuk manifestasi dari kepercayaan diri Anda. Ingat dongeng Snow White? Pada saat Ratu yang jahat menatap cermin, ia bertanya “Wahai cermin di dinding, siapakah wanita tercantik di kerajaan ini?”. Kemudian sang cermin pun secara ajaib menjawab, “Wahai Ratu yang narsis, tentu saja jawabannya adalah Sandra Dewi.”. Hal itu membuat Sang Ratu murka, namun meski demikian ia tetap tak berani menghancurkan atau memecahkan cermin tersebut. Mengapa? Karena ia tahu, apabila ia menghancurkan cermin itu, maka sama saja menghancurkan harga diri dan kepercayaan dirinya sendiri.

Dongeng itu bukanlah sekedar fiksi. Namun seperti yang diteorikan oleh Dr. Carl Gustav Jung, bahwa dongeng sebenarnya mengandung arketip, yaitu bagian kolektif dari kesadaran umat manusia. Nah, apa yang terjadi pada Anda ketika Anda memecahkan cermin tersebut? Yang terjadi adalah, secara tidak sadar, Anda telah menghancurkan kepercayaan diri Anda sendiri. Makanya, Anda selalu merasa tertiban kesialan, padahal sebenarnya hal itu bukanlah sebuah kesialan, justru keberuntungan. Contohnya sebagai berikut:

1. Mobil yang Anda tumpangi mogok. Itu keberuntungan! Untunglah mobil Anda mogok, bagaimana kalau seandainya justru meledak dan berguling-guling jatuh ke jurang, lalu Anda terkena amnesia, lalu Anda ditemukan oleh perawan desa yang punya niat busuk menguras harta kekayaan Anda? Mungkin Anda akan menemukan sinetron Panjul dalam beberapa pekan yang akan datang.
2. Rumah tante Anda tidak ada siapa-siapa. Itu keberuntungan! Bagaimana kalau seandainya di rumah tante Anda ada seekor serigala yang menyamar menjadi tante Anda, lalu ketika Anda datang dia pun akan menerkam Anda? Sangat sial kan?
3. Anda ingin kencing, lalu kamar mandi penuh, akhirnya Anda kencing di celana. Keberuntungan! Coba Anda pikir, ada berapa banyak orang di dunia ini yang menderita penyumbatan saluran kencing? Bersyukurlah Anda masih bisa kencing walaupun kencing di celana, karena di luar sana banyak orang-orang malang yang rela membayar jutaan rupiah demi bisa kencing di celana.

Kesimpulannya, trauma terhadap peristiwa pemecahan cermin saat muda dulu telah merusak tatanan psikologis Anda. Anda telah salah mengira peristiwa yang beruntung sebagai peristiwa yang sial. Sekarang biar saya luruskan pemikiran Anda: memecahkan cermin sesungguhnya telah memberikan Anda banyak keberuntungan, seperti 3 contoh yang telah saya sebutkan di atas. Oleh karena itu, sekarang saya menghimbau Anda untuk segera memecahkan cermin sebanyak-banyaknya, dimanapun, kapanpun, bagaimanapun Anda menemukannya. Dengan begitu Anda akan meraup keberuntungan tak terhingga, dan bahagia di sepanjang sisa hidup Anda!

“Pecahkan saja biar ramai! Biar mengaduh sampai gaduh! “.

***

18 Responses to Konsulterasi

  1. niro on 21/12/2009 at 11:54 am

    What the……???

    Konsultasi buat apaan nih?
    Wakakaakkak!

  2. Scifi_ompong on 21/12/2009 at 12:44 pm

    Alasan yg ilmiah pay! Tapi kurang ngibul. :D

  3. Yanuar on 22/12/2009 at 8:18 am

    sangat disarankan bagi pak Panjul untuk tidak melamar ke pabrik kaca untuk menghindari tingkat tekanan batin karena kasusnya akan bertambah ke kasus pemecatan dan sabotase yang berujung ke tindakan kriminal.

  4. panah hujan on 22/12/2009 at 9:03 am

    Bukannya Jung sudah profesor? :D
    *gaknyambung.com*

    Yang Mulia Raja Pimred, beneran menerima kelu(h)an macam apapun untuk dikonsult(er)asikan?

    • kibulpos on 03/03/2010 at 2:57 pm

      Betul sekali. Masalah apapun.

  5. Panjul on 23/12/2009 at 12:35 am

    Ditemukan perawan desa yang berniat busuk menguras harta LoL. . . trims atas balasannya, membuat saya lebih baik.

  6. Yugata on 29/12/2009 at 5:52 am

    Whuahahahahahaaaaatttt :) )
    Gokiiiiiillllll!!!!

  7. Shinichi on 29/12/2009 at 10:52 pm

    ahak hak hak. paling kocak ntuh endingna. Pecahkan aja cerminnya biar ramai, kaca, spion, piring, mukaknya jangan. Ntar gak bisa narsis2 lagi. Ahak hak hak

    pedas ini, Yang Mulia Raja Pimred

    thanks for share

  8. Makhirulita on 15/02/2010 at 4:11 am

    Duuhhh,,, lieur baca huruf2 atau angka2nya @.@

  9. Bukan Rivai Mania on 15/02/2010 at 9:16 am

    kok ga ada yang konsultasi lagi yaaa? saya konsultasi lagi aja yaaa

  10. bukan Rivai Mania on 17/02/2010 at 4:36 am

    haaaa jangan janganaaa

  11. khusni mustaqim on 04/04/2010 at 9:23 am

    yang bikin anak psikologi yah??

  12. Anita Yustisia on 22/05/2010 at 10:08 am

    yang bikin bukan anak psikologi! :P hebat ya!

  13. calmworld on 06/12/2010 at 3:37 pm

    salaaam supeeer!

  14. rezad1tya on 10/06/2011 at 10:00 am

    Yang Mulia, kok konsulterasi ga di-update lagi?

  15. Ary Dharmayanti on 19/06/2011 at 9:39 am

    omg XDD

  16. Makhirulita on 15/02/2010 at 7:30 am

    Okeh2.. sekarang mataku sudah tidak jereng lagih bacanyah ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Masukkan alamat email Anda.

Join 1 other subscriber